Lebak – Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang Apriyanto melaksanakan program magang di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, kegiatan magang tersebut berlangsung pada tanggal 1 Mei – 31 Mei 2025 dengan judul kegiatan magang “Peran Mantri Tani Desa Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat Petani di Desa Sukamekarsari”
Kegiatan ini salah satu bentuk tanggungjawab mahasiswa dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat, karena dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Selain itu mahasiswa juga harus memberikan kontribusi nyata dan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat, salah satunya yaitu memberikan dan meningkatkan pelayanan publik kepada petani di Desa Sukamekarsari.
Sejalan dengan perspektif administrasi publik, Denhardt & Denhardt (2003) mendefinisikan pelayanan publik sebagai “penyediaan nilai bersama (public value) yang dihasilkan melalui kolaborasi antara birokrasi, sektor swasta, dan masyarakat sipil.” Konsep ini menekankan bahwa pelayanan publik bukan hanya sekadar menyalurkan jasa, melainkan juga menciptakan manfaat sosial yang luas melalui partisipasi dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat petani mencakup upaya sistematis untuk memperbaiki akses, kualitas, dan akuntabilitas layanan yang mereka terima, kualitas layanan publik di bidang pertanian harus berorientasi pada prinsip good governance yakni transparansi, partisipasi, efisiensi, dan akuntabilitas. Hal ini terwujud lewat keberadaan Mantri Tani Desa sebagai penyuluh lapangan di tingkat desa yang diberi kewenangan untuk mendampingi petani secara langsung, pembangunan pertanian di Indonesia sangat bergantung pada efektivitas penyuluhan dan pendampingan di tingkat desa.
Desa Sukamekarsari sebagai salah satu desa agraris di Kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak, Provinsi Banten membutuhkan pelayanan publik pertanian yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan petani. Dalam kerangka otonomi daerah, penyelenggaraan penyuluhan teknis bukan hanya kewenangan pemerintah pusat, melainkan juga tanggungjawab pemerintah desa melalui peran Mantri Tani Desa. Mantri Tani Desa bertugas menjadi ujung tombak transfer teknologi, pendampingan produksi, dan penghubung antara petani dengan dinas pertanian. Oleh karena itu, keberadaan dan kualitas layanan Mantri Tani Desa sangat menentukan produktivitas dan kesejahteraan petani di Desa Sukamekarsari.
Mantri Tani Desa adalah staf di Desa yang diangkat oleh Kepala Desa dan secara resmi tertuang di dalam Peraturan Bupati Lebak No 49 Tahun 2023 Tentang Mantri Tani Desa. Mantri Tani Desa bertugas sebagai pelaksana teknis dan administrasi di bidang pertanian, perikanan, peternakan dan ketahanan pangan dalam melaksanakan pendampingan dan pembinaan terhadap masyarakat petani, peternak, dan nelayan.
Mantri Tani Desa mempunyai tugas pokok membantu Kepala Desa dalam melakukan pengawasan, pendampingan, dan pembinaan kepada petani dan pelaku usaha di bidang pertanian, perikanan, peternakan, dan ketahanan pangan bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan dalam melaksanakan kegiatan pendataan pertanian, penyuluhan, evaluasi dan pengembangan metode penyuluh pertanian untuk dilaporkan kepada Kepala Desa dengan tembusan kepada Perangkat Daerah yang menangani penyuluhan melalui Korwil Penyuluhan Pertanian di Kecamatan.
Dampak kehadiran Mantri Tani Desa terhadap Produktivitas dan Kesejahteraan Petani menunjukan bahwa, data Kelompok Tani “Mekarjaya” yang berada di Desa Sukamekarsari menunjukkan kenaikan produktivitas padi rata rata dari 5,2 ton/ha menjadi 6,1 ton/ha dalam dua musim tanam setelah pendampingan intensif Mantri Tani Desa, peningkatan ini diikuti oleh kenaikan pendapatan bersih petani sebesar 15–20 % per musim. Selain aspek kuantitatif, kualitas hasil panen seperti kadar beras patah dan bulir kosong juga menurun signifikan, sehingga nilai jual meningkat. Dengan demikian, Mantri Tani Desa bukan sekadar penyuluh, melainkan agen perubahan yang memfasilitasi keberlanjutan usaha tani dan peningkatan kesejahteraan keluarga petani.
Meskipun manfaatnya nyata, Mantri Tani Desa di Desa Sukamekarsari menghadapi beberapa kendala yaitu keterbatasan anggaran Alokasi Desa mengakibatkan sarana penyuluhan seperti kendaraan operasional, bahan demplot, dan alat ukur kesuburan tanah masih terbatas.
Beberapa langkah kebijakan perlu diimplementasikan untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama, pemerintah desa perlu meningkatkan alokasi insentif bagi Mantri Tani Desa baik dalam bentuk tunjangan kinerja maupun dukungan operasional. Kedua, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial Mantri Tani Desa termasuk literasi digital agar mereka dapat memanfaatkan aplikasi pertanian berbasis ponsel. Ketiga, memperkuat koordinasi antar instansi melalui forum rutin yang melibatkan perangkat desa, penyuluh komoditas, dan kelompok tani, sehingga terjadi policy coherence dan institutional streamlining dalam penyusunan program pertanian. Terakhir, penerapan monitoring dan evaluasi berbasis digital dapat meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas program pendampingan.
Kepala Desa Sukamekarsari H. Husnul Khori mengatakan, program magang yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang ini sangat memberikan nilai dan dampak positif bagi instansi Pemerintahan Desa Sukamekarsari, karena dengan adanya mahasiswa sangat membantu kami dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya petani.
“Semoga kita selalu mempunyai hubungan baik sehingga kita terus berkolaborasi dan kerjasama dalam bidang pendidikan, saya dan kami pihak pemerintahan Desa Sukamekarsari sangat tau bahwa Universitas Pamulang mempunyai mahasiswa yang unggul dan dapat berkontribusi baik kepada masyarakat, apalagi sekarang Universitas Pamulang sudah ada di serang, jadi masyarakat kami semoga bisa kuliah di Kampus ini karena biayanya sangat terjangkau bagi mereka yang ingin melangsungkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi” katanya.
Peran Mantri Tani Desa di Desa Sukamekarsari sangat krusial dalam meningkatkan pelayanan publik pertanian, melalui penyuluhan teknis dan transfer teknologi, mereka telah berhasil meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Namun, Mantri Tani Desa ini ada keterbatasan yaitu anggaran, SDM, dan faktor sosial budaya masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang komprehensif mulai dari peningkatan insentif, pelatihan berkelanjutan, hingga koordinasi institusional yang baik diperlukan agar Mantri Tani Desa dapat berfungsi optimal sebagai agen perubahan dalam pembangunan pertanian desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan” tambahnya.
Dosen Pembimbing Jaka Maulana, S.A.P., M.A.P mengucapkan terimkasih kepada Instansi Pemerintahan Desa Sukamekarsari khususnya kepada Kepala Desa bersama jajaran sudah menerima dan menyambut kami dengan baik dan hangat, semoga kita selalu komitmen dalam membangun silaturahmi, kerjasama dan memajukan pendidikan dan melayani masyarakat dengan baik lewat program magang ini.
“Saya dan kami pihak kampus Universitas Pamulang Kampus Serang semoga dengan dijalankannya program magang ini dapat menerapkan ilmu dan pengalamannya serta menjadi agen perubahan positif, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat,” ucapnya.
Ketua Program Studi Administrasi Negara UNPAM Kampus Serang, Zakaria Habib Al-Ra’zie, S.IP., M.Sos menyampaikan, kegiatan magang mahasiswa ini merupakan bagian dari kurikulum yang harus dijalankan oleh seluruh mahasiswa.
”Program magang ini merupakan bentuk kontribusi UNPAM terhadap masyarakat, khususnya dalam upaya implementasi keilmuan sekaligus pembelajaran lebih lanjut untuk mahasiswa kami dalam mempelajari kondisi riil di kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Zakaria berharap, program ini dapat memberikan manfaat maksimal untuk masyarakat, secara khusus bermanfaat besar juga untuk Apriyanto yang menjalankan peran sebagai mahasiswa magang sekaligus sebagai Mantri Tani di Desa Sukamekarsari. (Red)