Home Kabupaten Lebak Bikin Kota Nyaman dan Inklusif, Dinas PUPR Lebak Melakukan Penataan Alun-alun Rangkasbitung

Bikin Kota Nyaman dan Inklusif, Dinas PUPR Lebak Melakukan Penataan Alun-alun Rangkasbitung

by Redaksi Pantaubanten

Pantaubanten.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak melalui Bidang Cipta Karya melaksanakan pekerjaan penataan bangunan dan Lingkungan Alun-Alun Rangkasbitung.

Penataan Alun-Alun Rangkasbitung sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mewujudkan ruang publik yang representatif, fungsional, dan memiliki nilai estetika serta kearifan lokal yang kuat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan Alun-alun Rangkasbitung sebagai pusat aktivitas masyarakat, ruang interaksi sosial, serta destinasi wisata kota yang nyaman dan inklusif.

Penataan kawasan alun-alun mencakup berbagai aspek, baik dari sisi arsitektur, tata ruang, maupun sarana dan prasarana pendukung. Salah satu fokus utama adalah rehabilitasi bangunan pendopo yang didesain menyerupai Bangunan Leuit, sebagai simbol filosofi kearifan lokal masyarakat Sunda yang menggambarkan nilai kebersamaan, kesejahteraan, dan ketahanan pangan. Pendopo ini diharapkan menjadi ikon baru yang
memperkuat identitas budaya Kabupaten Lebak.

Selain itu, dilakukan penataan sarana olahraga yang meliputi pembangunan lapangan basket, lapangan voli, serta area skateboard, guna mendukung kegiatan olahraga masyarakat dari berbagai kalangan usia.

Seperti untuk menunjang aktivitas kebugaran, kawasan ini juga dilengkapi dengan joging track berlapis aspal seperti di Gelora Bung Karno (GBK), area playground anak, serta fasilitas gym outdoor, sehingga alun-alun menjadi ruang publik yang sehat dan ramah keluarga.

Dalam aspek aksesibilitas dan estetika kawasan, dilakukan penataan gate entrance dari tiga sisi utama, yaitu:

  1. Dari Arah Kantor Bupati Lebak dilengkapi dengan air mancur sebagai elemen estetika
    dan penanda gerbang pemerintahan.
  2. Dari Arah Jalan Multatuli sebagai entrance utama, ditandai dengan tugu batu alam bertuliskan “Alun-alun Rangkasbitung” yang menjadi landmark kebanggaan daerah.
  3. Dari Arah Museum Multatuli dilengkapi dengan tugu berlogo Pemerintah Daerah,
    yang menegaskan hubungan historis dan kultural kawasan alun-alun dengan warisan sejarah Multatuli.
Baca Juga  Datangi Segera Bazar Ramdhan Alun-Alun Rangkasbitung, Ada Pembuatan Sertifikat Halal Gertis Loh

Lanjut Irvan, selain itu, pekerjaan lainnya meliputi perbaikan planter box untuk penataan vegetasi dan penghijauan, pembangunan toilet umum bagi kenyamanan pengunjung, serta penataan trotoar guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.

Seluruh kegiatan penataan ini dilaksanakan dengan nilai kontrak sebesar Rp.
4.915.438.000,- (Empat miliar sembilan ratus lima belas juta empat ratus tiga puluh
delapan ribu rupiah).

Diharapkan setelah penataan ini selesai, Alun-alun Rangkasbitung dapat menjadi ruang publik yang representatif, modern namun tetap sarat nilai budaya lokal, serta menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Lebak. (*Nda)

You may also like

Leave a Comment